Langsung ke konten utama

Surat Cinta Buat Kota Taman

Surat buat Kota Taman:
Dear Bontang... Kota yang sungguhlah indah, bersih, tenang, dan nyaman. Kota yang bisa membuat saya jatuh hati pada pandangan pertama. Kota dengan sejuta bintang-bintang di malam hari. Kota di mana saya mendapatkan banyak kebahagiaan dan kenangan manis.

Selamat tinggal, Bontang. Saya akan pergi dalam jangka waktu yang nggak bisa ditentukan. Mungkin sesekali saya akan menjengukmu walau sejenak. Jujur, saya sedih harus meninggalkanmu. Saya jadi kepikiran, nantinya nggak ada yang ngingetin Isur supaya nggak buat puntung rokoknya di laut Bontang Kuala-mu.... hihihihi. Nantinya nggak ada saya, Isur, dan Faisal yang curhat nggak tentu arah di pinggir Bontang Kuala itu. Nantinya nggak ada yang bengong sendirian di pinggir danau Permai sambil curi-curi nangis sedikit. Dan masih banyak lagi yang bakal nggak ada...

Bontang yang penuh bintang, makasih ya untuk segala kebahagiaan dan kenangan. Makasih untuk teman-teman terbaik yang pernah saya punya, kakak-kakak yang selalu menjaga dan memperhatikan saya. Makasih untuk pekerjaan yang sungguh menyenangkan, sebelum akhirnya saya memutuskan untuk meninggalkannya. Makasih untuk langit biru... langitmu yang sungguh biru.. :( ah jadi mulai sedih nih...

Pokoknya saya nggak akan pernah bisa lupa sama Bontang, Kota Taman. Kota tempat saya dan dia mulai menyadari kalau ternyata cinta kami terlalu dalam untuk dicerai-beraikan.

Sampai jumpa, Bontang...

*kok jadi nangis gini sih ah... :(

Komentar

-.- just read my story mengatakan…
Sur, itu di Bontang Kuala atau Cafe Singapore?

Postingan populer dari blog ini

Ada yang Harus Dikorbankan dalam Tiap Pilihan, Goodbye (Again) KapanLagi Youniverse

Memutuskan untuk resign di tengah semangat yang masih super membara untuk bekerja, rasanya sedih. Sangat sedih. Namun kesedihan itu setara besarnya dengan keinginan untuk bisa punya anak. Dan kegalauan yang berkecamuk di dada ini sungguh bikin sesak, meski keputusan sudah diambil.
Ya, jika ingin proses kehamilan ini atau yang selanjutnya nanti lancar, saya diwajibkan untuk bedrest. Totally bedrest. Tak ada tawar-menawar untuk hal ini. Pilihannya hanya dua: tetap bekerja dan akan terulang lagi kehilangan-kehilangan lain, atau fokus mempersiapkan diri untuk punya anak.
Bukan tanpa alasan saya masih punya keinginan untuk bisa bekerja seperti biasa. Saya adalah tulang punggung keluarga bapak dan nenek. Satu-satunya yang bisa berdiri paling tegak saat harus menopang apapun di rumah. Saya juga masih ingin bisa membantu sekolah adik sampai kelar.
Namun... Mama mertua saya bilang, materi bisa dicari dengan berbagai cara selain harus ngantor setiap hari. Akan ada nanti rezeki dari lubang-luba…

Kisah Planet Trigala dan Canava Satibis

Tersebutlah sebuah planet di mana di sana hanya ada enam jam dalam sehari, tiga hari dalam seminggu, tiga minggu dalam sebulan, dan sembilan bulan dalam setahun. Planet tersebut bernama planet Trigala.
Planet yang memiliki tiga danau, sembilan sungai, dan satu laut ini mempunyai tiga musim. Terjadi di sana, tiga bulan musim hujan, tiga bulan musim semi, dan tiga bulan sisanya adalah musim melayang.

Di kala musim hujan, makhluk-makhluk di planet Trigala ini menikmati liburan. Musim ini adalah pusing paling santai dalam hidup mereka, di mana mereka bisa menikmati segala persedian, dan berkumpul bersama keluarga.

Jika tiba musim semi, makhluk Trigala mulai bercocok tanam. Di musim semi ini terkadang ada juga hujan, namun hanya beberapa kali saja dalam sebulan. Musim semi ini digunakan untuk bekerja di kebun.

Dan, pada musim melayang, segala pekerjaan sudah terselesaikan. Hasil dari bercocok tanam sudah siap dipanen. Hasil panen dari kebun mereka adalah Canava Satibis. Di musim melayang, makh…

Yang Macet Yang Lebih Penting

Dear semua yang baca...

Ngomong-ngomong soal CFD nih, semua pasti sudah pada tau apa itu CFD. Kepanjangannya Car Free Day, artinya Hari Bebas Mobil... Hehehe.. Bukan ding, bukan terjemahannya, tapi artinya. Hari tanpa asap kendaraan bermotor, begitulah kira-kira yang dimaksud dari acara CFD.

Untuk yang pertama kalinya, kota Malang menggelar CFD. Bukan ikut-ikutan, bukan latah, tapi ini demi mencanangkan program STOP GLOBAL WARMING! Benar begitu Bapak/Ibu panitia CFD? Semoga benar. Acara yang berlangsung pada tanggal 18 Desember 2011 ini, digelar di sekitar Jalan Ijen.


Buat Anda yang orang Malang atau pernah ke Malang, pasti tau lah ya letak Jalan Ijen itu di mana. Secara setiap tahun di sana juga digelar acara Malang Kembali untuk merayakan ulang tahun kota Malang yang jatuh pada bulan April. Ya, Jalan Ijen yang lengang dan banyak ditumbuhi pepohonan di pinggir-pinggirnya itu loh!

Jadi, ada masalah apa dengan Jalan Ijen sehingga dijadikan pusat kegiatan CFD yang notabene diperuntukkan me…